Puisi : Kisah Mereka Yang Ditinggal

Diantara mereka yang datang dan pergi ada sekelompok yang menetap
Mereka menjatuhkan lutut, mengangkat tangan dam menundukan kepala untuk berdoa
Digenggamnya susuran tak kasat mata yang menjadi jembatan antara dunia yang di atas dengan dunia hina di bawah
Sebagian meminta diselamatkan, sebagian menyelamatkan

Dan yang diam itu bukan berarti tidak ada
Pun yang berbunyi tak berarti sempurna

Mereka masih bersujud saat bulan telah menjulang tinggi
Bintang menjadi saksi rasa rindu yang membakar raga sendiri
Bersama udara malam rangkaian kata diantar ke surga
Bersama harapan air mata jatuh ke tanah gersang tempat kelahiran adinda

Kapan siang berganti malam?
Mereka mengharapkan laut membawa apa yang menjadi milik mereka pulang

Laut pasang yang bergelombang di ujung pandang sana
Membawa kembali aroma yang lama tak di sisi

5 Januari 2019

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s